Bahagianya, Kedua Pilot Ini Ternyata Pasangan Suami Istri

Suami istri berprofesi sebagai pilot. Foto:mynewshub.cc
Banyak perusahaan yang tidak memperbolehkan suami istri berada dalam satu manajemen yang sama, meskipun ada beberapa perusahaan yang memperbolehkannya. Alasannya tentu beragam, terutama kepada efektifitas pekerjaannya.

Tapi jika sepasang suamiistri diperbolehkan bekerja bersama-sama, tentu itu bisa menjadi kelebihan tersendiri. Hal inilah yang dirasakan kedua pilot ini, di mana mereka adalah pasangan suami istri.

Lantas seperti apa hubungan keduanya saat berada di dalam kokpit dalam waktu bersamaan, dan bagaimana pengaruhnya terhada kinerja mereka?

Dikutip dari Daily Mail, pasangan suami istri ini menjadi pilot di British Airways, dan mereka bersama-sama telah berbagi kokpit yang justru membantu hubungan mereka.

Hugo dan Hannah Webb, yang kini memiliki dua anak kecil, mengatakan jika 'sangat menyenangkan' untuk terbang dan berdampingan dengan pasangannya.

"Ini tentu membantu kita dalam mendiskusikan dan memahami pekerjaan masing-masing. Kami sama-sama menghargai tuntutan gaya hidup. Pada tingkat operasional, tidak ada bedanya dengan terbang dengan orang lain," ucap sang istri.

Pasangan yang berasal dari Alresford, Hampshire, kerap terbang bersama sekitar beberapa bulan sekali. Sementara sang suami, Kapten Webb mengatakan bahwa dia tidak memberi tahu penumpangnya, bahwa dia sudah menikah dengan petugas pertama saat mereka berada di kokpit.

"Meskipun saya mengenalkan Hannah di awal penerbangan, saya tidak pernah menyebutkan dia adalah istri saya," jelasnya.

Ketika ditanya apakah dia ingin menikahi seorang rekan pilot sebelum bertemu dengannya--sekarang suami istri--di sebuah sekolah penerbangan 12 tahun yang lalu, Nyonya Webb menjawab: "Tidak sama sekali!"

Bahkan, mereka juga kerap membawa anak-anaknya untuk ikut terbang sekaligus berlibur sat bertugas.

"Kami telah membawa anak-anak kami dalam beberapa kunjungan kerja. Anak kami datang ke Milan dan putri kami bergabung dengan kami di Lisbon selama beberapa malam," tambahnya.

Sang istri terinspirasi untuk menjadi pilot setelah ayahnya, Nigel, mendirikan sebuah badan amal untuk mendukung jaringan ambulans udara di Inggris.

Istrinya mengungkapkan bahwa dia telah memiliki 'hasrat yang membara' untuk pergi ke luar negeri sejak kecil, dan tahu dia ingin melakukan perjalanan untuk mencari nafkah, setelah menabung selama tiga tahun untuk mengunjungi Australia, saat usianya 16 tahun.

Kini, pasangan ini mengoperasikan pesawat Airbus A320 dengan rute di Inggris dan Eropa dan termasuk penerbangan jarak pendek.

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Bahagianya, Kedua Pilot Ini Ternyata Pasangan Suami Istri"

Post a Comment